Rincian produk
Tempat asal: Cina
Nama merek: JDY
Nomor model: JDY-1000
Syarat Pembayaran & Pengiriman
Kuantitas min Order: 1
Harga: $25714
Kemasan rincian: kasus penerbangan
Waktu pengiriman: 30 hari
Syarat-syarat pembayaran: D/p, t/t
Menyediakan kemampuan: 200 per bulan
|
Jamming Frequency Band:
|
900MHz, 1.5Ghz, 2.4Ghz, 5.8Ghz
|
Power Consumption:
|
≤30w
|
Safetyfeatures:
|
Automatic power-off and overheat protection
|
Device Weight:
|
≤3kg
|
Applicable Scenarios:
|
Battalion, residential
|
Weight:
|
1.5 kg
|
Networking:
|
4G/5g/LAN (Optional)
|
User Interface:
|
LED indicators and control buttons
|
Interference Band:
|
900MHz, 1.5ghz, 2.4ghz, 5.8ghz
|
Productname:
|
Handheld Drone Jammer
|
Detection Frequency Range:
|
400MHz--6GHz
|
Convenience:
|
Portable
|
Receiver Tech:
|
LekDro 915MHz Rx ELRS
|
Jamming Frequency:
|
315MHz to 5.8GHz
|
Supply Voltage:
|
AC 220V
|
Band frekuensi jamming:
|
900MHz, 1,5GHz, 2,4GHz, 5,8GHz
|
Konsumsi Daya:
|
≤30W
|
Fitur keamanan:
|
Perlindungan mati otomatis dan panas berlebih
|
Berat Perangkat:
|
≤3kg
|
Skenario yang berlaku:
|
Batalion, perumahan
|
Berat:
|
1,5kg
|
Jaringan:
|
4G/5G/LAN (opsional)
|
Antarmuka Pengguna:
|
Indikator LED dan tombol kontrol
|
Band Interferensi:
|
900MHz, 1,5GHz, 2,4GHz, 5,8GHz
|
Nama Produk:
|
pengganggu drone genggam
|
Rentang frekuensi deteksi:
|
400MHz--6GHz
|
Kenyamanan:
|
Portabel
|
Teknologi Penerima:
|
LekDro 915MHz Rx ELRS
|
Frekuensi Gangguan:
|
315MHz hingga 5.8GHz
|
Tegangan suplai:
|
AC 220V
|
|
Jamming Frequency Band:
|
900MHz, 1.5Ghz, 2.4Ghz, 5.8Ghz
|
|
Power Consumption:
|
≤30w
|
|
Safetyfeatures:
|
Automatic power-off and overheat protection
|
|
Device Weight:
|
≤3kg
|
|
Applicable Scenarios:
|
Battalion, residential
|
|
Weight:
|
1.5 kg
|
|
Networking:
|
4G/5g/LAN (Optional)
|
|
User Interface:
|
LED indicators and control buttons
|
|
Interference Band:
|
900MHz, 1.5ghz, 2.4ghz, 5.8ghz
|
|
Productname:
|
Handheld Drone Jammer
|
|
Detection Frequency Range:
|
400MHz--6GHz
|
|
Convenience:
|
Portable
|
|
Receiver Tech:
|
LekDro 915MHz Rx ELRS
|
|
Jamming Frequency:
|
315MHz to 5.8GHz
|
|
Supply Voltage:
|
AC 220V
|
|
Band frekuensi jamming:
|
900MHz, 1,5GHz, 2,4GHz, 5,8GHz
|
|
Konsumsi Daya:
|
≤30W
|
|
Fitur keamanan:
|
Perlindungan mati otomatis dan panas berlebih
|
|
Berat Perangkat:
|
≤3kg
|
|
Skenario yang berlaku:
|
Batalion, perumahan
|
|
Berat:
|
1,5kg
|
|
Jaringan:
|
4G/5G/LAN (opsional)
|
|
Antarmuka Pengguna:
|
Indikator LED dan tombol kontrol
|
|
Band Interferensi:
|
900MHz, 1,5GHz, 2,4GHz, 5,8GHz
|
|
Nama Produk:
|
pengganggu drone genggam
|
|
Rentang frekuensi deteksi:
|
400MHz--6GHz
|
|
Kenyamanan:
|
Portabel
|
|
Teknologi Penerima:
|
LekDro 915MHz Rx ELRS
|
|
Frekuensi Gangguan:
|
315MHz hingga 5.8GHz
|
|
Tegangan suplai:
|
AC 220V
|
Dengan pesatnya perkembangan teknologi drone, permintaan akan perlindungan drone juga meningkat. Sistem pertahanan anti-drone yang dipasang di kendaraan telah muncul untuk mengatasi kebutuhan ini, memberikan solusi yang nyaman dan efisien terhadap ancaman drone yang tiba-tiba. Desain sistem yang dipasang di kendaraan memungkinkan pengerahan fasilitas pertahanan secara mobile kapan saja, di mana saja, sangat memfasilitasi respons darurat di berbagai area dan lingkungan. Platform yang dipasang di kendaraan dapat dengan cepat dikerahkan ke area dengan ancaman drone yang parah, memungkinkan respons cepat dan tindakan yang fleksibel. Sistem ini mengintegrasikan teknologi anti-drone canggih, memberikan perlindungan yang kuat di lingkungan perkotaan, hutan belantara, dan medan perang yang kompleks. Karena sifatnya yang dipasang di kendaraan, kecepatan pengerahan sistem jauh lebih besar daripada fasilitas statis tradisional, dan lokasi pengerahannya dapat dengan cepat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan aktual, sangat meningkatkan fleksibilitas dan efektivitas cakupan perlindungan.
![]()
| Item Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Jarak Deteksi | 300MHz-6G |
| Pita Frekuensi Deteksi Utama | 2.4G/5.8G/800M/900M/1.4G |
| Jarak Deteksi | 1-8KM |
| Pita Frekuensi Interferensi | 800M900M1.5G2.4G5.2G5.8G1.4G |
| Jarak Interferensi | 1-3KM |
| Waktu Respons | ≤3s |
| Fungsionalitas Jaringan | 4G |
| Sistem Sinyal Spoofing | GPS/BDS/GLONASS/Galileo |
| Jarak Spoofing | 1-3KM |
| Dimensi Produk | 2000*300*750mm |
| Dimensi Kemasan | 2080*340*800mm |
| Berat Produk | 40KG |
| Total Berat Produk | 52KG |
Sistem pertahanan anti-drone yang dipasang di kendaraan memiliki kemampuan pemindaian omnidirectional 360 derajat, memastikan tidak ada titik buta. Selama perlindungan, sistem menggunakan beberapa sensor dan modul radar yang bekerja bersama untuk memantau aktivitas drone dalam radius 360 derajat secara real time. Dibandingkan dengan sistem pertahanan tradisional, teknologi pemindaian omnidirectional sistem ini menghilangkan titik buta sudut, menghasilkan pertahanan yang lebih komprehensif. Teknologi ini secara efektif mencegah infiltrasi dan serangan drone karena kelalaian di area lokal, meningkatkan keamanan dan keandalan perlindungan. Terlepas dari arah datangnya drone, sistem dapat segera mendeteksi dan mengunci target, memungkinkan respons langsung dan memaksimalkan efek pertahanan.
Sistem pertahanan anti-drone yang dipasang di kendaraan mengadopsi desain modular, mendukung kustomisasi dan ekspansi sistem. Fitur ini memungkinkan sistem untuk disesuaikan dan ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan pengguna yang berbeda, beradaptasi dengan berbagai skenario perlindungan. Misalnya, berbagai jenis sensor, perangkat jamming, atau perangkat intersepsi dapat dipilih berdasarkan kondisi aktual untuk memenuhi persyaratan perlindungan anti-drone khusus dari berbagai area atau misi. Selain itu, sistem dapat dilengkapi dengan modul pelindung tambahan, seperti senjata laser dan sistem pelacakan drone, untuk lebih meningkatkan kemampuan pelindungnya. Baik untuk mempertahankan area tetap atau menanggapi keadaan darurat, desain modular sistem memberikan pengguna fleksibilitas yang lebih besar, memastikan respons yang efisien di lingkungan keamanan yang selalu berubah.
Sistem pertahanan anti-drone yang dipasang di kendaraan dirancang untuk kemudahan pengoperasian, memastikan startup dan pengerahan yang cepat bahkan dalam keadaan darurat. Startup sistem hanya memerlukan penekanan tombol start satu tombol, dan sistem secara otomatis menyelesaikan semua persiapan, termasuk pemeriksaan diri, kalibrasi sistem, dan aktivasi perangkat. Operator tidak perlu melakukan pengaturan yang rumit atau penyesuaian manual, sangat mengurangi kemungkinan kesalahan manusia dan meningkatkan kecepatan respons. Dalam keadaan darurat, sistem dapat menyelesaikan seluruh proses dari startup hingga perlindungan dalam waktu sesingkat mungkin, memastikan respons yang efisien terhadap ancaman drone. Metode startup sederhana ini sangat cocok untuk skenario darurat berintensitas tinggi, memungkinkan pengerahan cepat dan memastikan pelepasan kemampuan pelindung tepat waktu.
Dengan keunggulan yang disebutkan di atas, sistem pertahanan anti-drone yang dipasang di kendaraan tidak hanya memiliki keunggulan signifikan dalam hal efisiensi, keandalan, dan fleksibilitas, tetapi juga dapat beradaptasi dengan berbagai lingkungan dan kebutuhan penggunaan yang berbeda.